• Video SEF

  • SEF adalah komunitas ilmiah mahasiswa UG dengan minat ekonomi syariah, di bawah naungan BEM FE Universitas Gunadarma bimbingan Bpk. Budi Prijanto, SE., MMSI.
  • Iklan

AKTUALISASI EKONOMI SYARIAH (AKSYAR) SPESIAL AKHIR TAHUN

10534916_164186717273056_2860662485718632436_o

Assalamu’alaykum Warrahmatullahi Wabarakatuh

Sharia Economic Forum (SEF) Universitas Gunadarma mempersembahkan:

AKTUALISASI EKONOMI SYARIAH (AKSYAR) SPESIAL AKHIR TAHUN

1. KULIAH UMUM EKONOMI SYARIAH “ISLAMIC CAPITAL MARKET OUTLOOK 2016”
Pembicara: Irwan Abdalloh (Head of Islamic Capital Market Development, Indonesia Stock Exchange)

2. DISKUSI BULANAN EKONOMI SYARIAH “ISLAMIC BANKING”

Hari/Tgl: Senin, 28 Desember 2015
Waktu: 08.30 – 16.00
Tempat: Auditorium D462, Universitas Gunadarma, Jl. Margonda Raya 100, Depok

Fasilitas: Ilmu terupdate + modul +sertifikat

Acara ini GRATIS! Dan terbuka untuk UMUM. Kuota TERBATAS!!

Tunggu apalagi? Dapatkan wawasan baru bersama kami. Segera Daftarkan Dirimu Sekarang…!!!

REGISTRASI:
Klik di sini

Cp: 085778515500 (Nopi)
087787269663 (Rizky)

Wassalamu’alaykum Warrahmatullahi Wabarakatuh

Join with us on social media:
-FB Fanpage : Ksei Sef Gunadarma
-Path : Ksei Sef Gunadarma
-Linked in: Ksei Sef Gunadarma
-Twitter : @KSEI_SEF
-Instagram : KSEI_SEF

Iklan

Acara Terbaru SEF UG “Sharing Skripsi Syariah”

Sharia Economic Forum Universitas Gunadarma menyelenggarakan program terbarunya yang bernama 3S (Sharing Skripsi Syariah) yang bertujuan untuk memperluas kajian khasanah Ekonomi Syariah khususnya mahasiswa/i Universitas Gunadarma.

Aksyar 1

IMG_1134Sharing 3S pertama dibawakan oleh Risa Septiani, Nida Nusaibatul Adawwiyah, dan  Nur Azifah yang berlangsung pada Selasa (30/11) di D461 dengan mengambil judul “Analisis Pengaruh Pemahaman Dan Penerapan Ekonomi Syariah Oleh Sumber Daya Insani Dan Nasabah Serta Komitmen Lembaga Keuangan Syariah Terhadap Kinerja Profitabilitas Dan Kolektifitas Pada Lembaga Keuangan Syariah Di Wilayah Depok”. Dalam acara tersebut hadir stakeholder SEF, mahasiswa/i UG baik dari Depok, Kalimalang, dan Salemba, juga dari mahasiswa/i di luar UG yaitu Universitas Az-Zahra, UIN Syarif Hidayatullah, dan Universitas Indonesia.

Menurut ketiga pembicara analisis pengaruh pemahaman dan penerapan ekonomi syariah” dilatarbelakangi oleh Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS) mengalami perkembangan yang sangat pesat saat ini dan Indonesia sebagai salah satu referensi utama pengembangan Islamic Microfinance dunia. Baca lebih lanjut

Si Pencegah Gelembung Krisis

keuangan_syariah_illustrasi_100626132323Perkembangan industri syariah di tanah air menunjukkan hal yang positf. Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) memproyeksikan perbankan syariah bahkan tumbuh antara 34,7 hingga 50,7 persen. MES juga memproyeksikan aset perbankan syariah tumbuh 50,7 persen, DPK 47,46 persen dan pembiayaan 55,61 persen.

Bukan hanya perbankan, industri keuangan non bank syariah lain juga terus meningkat. Asuransi syariah dari data MES tumbuh 50 persen pada 2007-2012. Sedangkan pasar modal syariah, khususnya saham syariah mengalami petingkatan. Baik Indeks Saham Syariah Indonesia maupun Jakarta Islamic Index mengalami peningkatan 24,8 persen dan 21,3 persen. Selain itu industri halal, baik makanan hingga pakaian Islami (hijab) juga maju pesat. Baca lebih lanjut

OJK Berkomitmen Kembangkan Keuangan Syariah

otoritas-jasa-keuangan-_130517131256-781JAKARTA — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memiliki komitmen kuat dalam mengembangkan industri keuangan syariah di Indonesia. Apalagi OJK mempunyai privilege untuk mengetahui dan mengawasi seluruh industri keuangan syariah, tidak hanya perbankan syariah tetapi juga asuransi syariah, pegadaian syariah, pasar modal syariah dan lembaga keuangan syariah lainnya.

“OJK mempunyai kesempatan besar membantu sinergi lebih kuat dan lebih dalam antara lembaga keuangan syariah agar industri ini bisa membangun kekuatan lebih besar lagi,” kata Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman D Hadad kepada ROL, baru-baru ini. Baca lebih lanjut

Masa Depan Cerah Pasar Modal Syariah

JAKARTA — Pejabat sementara Ketua Bapepam-LK Ngalim Sawega mengatakan, Pasar Modal Syariah mengalami perkembangan yang menggembirakan selama sepuluh tahun terakhir.

“Selama kurun waktu 10 tahun, Pasar Modal Syariah telah mengalami perkembangan yang cukup menggembirakan,” sebut Ngalim, di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (11/8/2012) malam.

Perkembangan pasar modal syariah bisa terlihat dari nilai emisi sukuk yang telah mencapai Rp 9,4 triliun per 8 Agustus 2012. Angka ini melonjak cukup jauh dari Rp 5,5 triliun pada tahun 2008. Baca lebih lanjut

CALL FOR PAPERS INTERNATIONAL CONFERENCE ON ISLAMIC CAPITAL MARKETS


INTERNATIONAL CONFERENCE ON ISLAMIC CAPITAL MARKETS
June 19-20, 2012
Jakarta, Indonesia

CALL FOR PAPERS

Islamic capital markets are to become an important part of the Islamic financial system. While new products are steadily coming into the market and the Islamic investment instrument are growing, Islamic capital markets still constitute a very small niche. For a discernible impact on the investment promotion, market stability, and equitable socioeconomic development there is a growing need to accelerate the process of product development, to create conducive regulatory environment and to improve the market practices. This task requires development of new human capital and knowledge base.

With this larger objective, the immediate focus of this conference is on three issues:
1. Design and use of Islamic financial products for Islamic capital markets.
2. Identification of the needs for and the implications of market regulations for development of Islamic capital market.
3. Identification of Shariah non-compliant practices of conventional capital markets and suggestion of ways for reformation.

Original and unpublished theoretical and empirical papers are welcome in the above three broad areas. A list of possible topics is also provided below only as a guide. Baca lebih lanjut

Bursa Syariah Lebih Tahan Krisis

Penelitian yang telah dilakukan juga berusaha membuktikan kemampuan recovery bursa ketika menghadapi krisis. Hasil estimasi error correction model (ECM) untuk pasar modal konvensional dan syariah dapat dilihat pada Tabel 2 di atas. Error correction term (ECT) adalah koefisien yang menunjukkan kecepatan variabel dalam melakukan penyesuaian terhadap kondisi ekuilibrium dalam model dinamik apabila terjadi shock (Marashdeh, 2005). Pada pasar konvensional, koefisien ECT (-0,0959) mengindikasikan bahwa deviasi dari ekuilibrium jangkan panjang apabila terjadi shock akan terkoreksi sekitar 9.59 persen dalam satu periode (satu minggu). Sedangkan koefisien ECT (-0,1681) pada pasar syariah mengindikasikan bahwa deviasi dari ekulibrium jangka panjang akibat adanya shock akan dikoreksi sebesar 16,81 persen dalam satu periode (satu minggu). Hal menarik dari pembahasan output ECM ini adalah, koefisien ECT dapat digunakan sebagai indikator tingkat daya tahan pasar modal terhadap adanya krisis. Karena ECT mengukur tingkat kecepatan suatu model untuk kembali pada kondisi ekuilibrium apabila terjadi shock, hal ini merefleksikan kemampuan dari pasar untuk me-recovery dirinya sendiri setelah terjadi krisis. Dengan membandingkan koefisien ECT antara pasar modal konvensional dan syariah, penelitian ini menemukan bahwa pasar modal syariah Baca lebih lanjut