• Link Registrasi

  • Video SEF

  • SEF adalah komunitas ilmiah mahasiswa UG dengan minat ekonomi syariah, di bawah naungan BEM FE Universitas Gunadarma bimbingan Bpk. Budi Prijanto, SE., MMSI.

Eko Aji Saputra

Eko Aji - Anggota SEF GunadarmaAssalamu’alaykum warohmatullohi wabarokatuh..

Big thanks to Allah, I get chance to be one of the biggest people. This is not community, but it is family. Only special person whose good personality will be choose”, said Eko.

Perkenalkan, namanya Eko Aji Saputra. Karena Allah, ia bisa berada SEF. Karena janji Allah, ia akan tetap isiqomah berada dijalan ini. Di SEF, ia mendapatkan banyak hal yang baik mulai dari kebiasaan, pembelajaran, sampai ilmu sosial. Terlebih khusus dalam cakupan perekonomian dan dakwah.

Ia bisa dibilang manusia langka di SEF karena ia sangat berbeda dari temen lainnya. Biasanya, anggota muda di SEF didominasi dari Fakultas Ekonomi. Tetapi ia sendiri berasal dari Fakultas Teknologi Informasi, jurusan Sistem Informasi. Walaupun ia berasal dari jurusan yang sangat berbeda dengan ekonomi, tapi pada dasarnya ia sangat senang dengan keilmuan di bidang ekonomi, terutama berkenaan dengan Islam. Oleh karena itu, ia sangat tertarik untuk masuk ke SEF. Ingat dakwah itu wajib!

Dahulu, ia mengikuti tes SBMPTN dan diterima di jurusan Akuntansi Universitas Pendidikan Indonesia. Tetapi ia memutuskan untuk tidak mengambilnya. Sewaktu masih di SMA, ia menyukai pelajaran ekonomi, terutama akuntansi. Supaya ilmu yang telah dipelajari tidak hilang maka ia memutuskan untuk masuk SEF. Ia tinggal di Cakung, Jakarta Timur. Supaya lebih dekat dengan kampus, ia memutuskan belajar di kampus J1 Universitas Gunadarma Kalimalang.  Bersama Shakti, Rhaudatul, Rofi, Nopi, dan Afdhal, mereka berangkat ke SEF bersama. Biasanya mereka bertemu di kereta dan terkadang juga satu kereta tetapi berbeda gerbong sehingga baru bertemu setelah sampai di Depok.

Ini bukanlah kesenangan semata, bukanlah tentang organisasi saja, tetapi ini tentang dakwah dimana kita berjuang mencoba dan menjadi yang sempurna walaupun tak mungkin sempurna. Mencoba menjadi yang terbaik walaupun akan selalu ada yang lebih baik dan intinya adalah perjuangan kita bersama. Sekuat apa kita berjuang, seoptimis apa kita melangkah, sejauh mana kita dapat melompat. Bila mempertankan lebih susah daripada meningkatkan, lebih baik kita terus meningkatkan tanpa perlu mempertahankan. Always try to be better than before. Teruslah berjalan maju walaupun harus merangkak sekalipun. Jadikan kematian sebagai moto hidupmu agar kamu selalu termotivasi untuk mendapatkan syurga-Nya.

Wassalamu’alaykum warrohmatullohi wabarokatuh..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: