• Link Registrasi

  • Video SEF

  • SEF adalah komunitas ilmiah mahasiswa UG dengan minat ekonomi syariah, di bawah naungan BEM FE Universitas Gunadarma bimbingan Bpk. Budi Prijanto, SE., MMSI.

2018, Keuangan Syariah Diperkirakan Tumbuh Rp 3 Triliun

image

London — Keuangan syariah telah berkembang pesat selama satu dekade terakhir. Keuangan syariah diperkirakan melebihi 3 triliun dolar AS pada 2018 dari 1,8 triliun di 2014.

Sebuah penelitian dari perusahaan konsultan Bearing Point Institute, mengatakan ada tantangan lebih luas yang akan dihadapi lembaga keuangan syariah, khususnya perbankan syariah.

Cara kerja keuangan syariah masih agak kaku dipahami oleh dunia barat yang sedang mengembangkan produk-produk keuangan syariah baru. Hal ini berpotensi mengganggu untuk penciptakan platform baru yang dapat mengakses pendanaan.

Sebagai praktik yang berakar kuat pada etika, perbankan syariah telah menikmati pangsa pasar yang berkembang di Arab Saudi, Qatar dan Malaysia. Beberapa lembaga perbankan yang paling kuat di kawasan tersebut di antaranya Bank Al Rahji dan Bank Al Jazira di Arab Saudi, serta Kuwait Finance House.

Sejauh ini keuangan syariah global mempunyai aset sekitar 1,8 triliun dolar AS dengan sejumlah besar dikontribusikan dari lembaga perbankan syariah. Salah satu instrumen keuangan utama di perbankan syariah adalah sukuk, yang kira-kira setara dengan obligasi.

Bank-bank syariah menyediakan sumber pendanaan yang berbeda dari keuangan pemerintah, yang menyumbang 62 persen dari beberapa pasar. Selanjutnya, tidak seperti obligasi konvensional, sukuk memberikan investor bagian dari aset bersama dengan uang tunai dan risiko.

Sayangnya, tantangan keuangan syariah terganjal peraturan internasional dan nasional, sementara pada saat yang sama mereka harus memastikan reputasinya sesuai prinsip syariah. Menemukan keterampilan yang relevan juga merupakan masalah untuk lembaga, baik di tingkat prinsip dan praktik operasional.

Lembaga keuangan barat berusaha memasuki pasar keuangan syariah menghadapi rintangan yang cukup. Menurut para peneliti, kurangnya kesadaran budaya dan niat fundamental salah balik praktik yang mungkin hambatan. Salah satu cara umemasuki pasar yang relevan adalah menciptakan unit usaha sendiri seperti Amanah yang diciptakan oleh grup HSBC.

Sumber : Republika.co.id

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: