• Link Registrasi

  • Video SEF

  • SEF adalah komunitas ilmiah mahasiswa UG dengan minat ekonomi syariah, di bawah naungan BEM FE Universitas Gunadarma bimbingan Bpk. Budi Prijanto, SE., MMSI.

Serial Kuliah Umum Ekonomi Syariah ‘An Introduction to Sharia Economic”

  foto bersama pak nasirwan

Sharia Economic Forum (SEF) Universitas Gunadarma menyelenggarakan Kuliah Umum perdana bertemakan “An Introduction to Sharia Economic” pada Senin, 27 Oktober 2014 di Auditorium D460, Universitas Gunadarma, Depok. Pada acara kuliah umum perdana yang dimulai pukul 13.00 ini, Sharia Economic Forum mengundang bapak Nasirwan Ilyas, MBA (Deputi Direktur Penelitian Perbankan Syariah – OJK) sebagai pemateri. Acara dipandu oleh Iin Tri Mulya Ningsih selaku MC dan dibuka dengan pembacaan lantunan ayat suci Al-Qur’an surat Ar-Ra’d ayat 11 yang dibacakan oleh Hilmi Fabriansyah sebagai tilawah dan sari tilawah dengan 3 bahasa (bahasa Inggris, Jepang, dan Jerman) masing-masing dibacakan oleh Annisa Lestari, Maryam Oktaria, Nurul Syifaa Raharsa, dan Siti Jamilah.

sambutan ketua SEF, Ahmad HusinAcara dilanjutkan dengan sambutan-sambutan. Sambutan pertama oleh Gustav Mochammad Yusup selaku Ketua Panitia. Beliau menyampaikan puji syukur atas terlaksananya kuliah umum perdana ini. Semoga dengan diselenggarakannya Kuliah Umum dan Kuliah Informal Ekonomi Syariah dapat membuka kesempatan dibukanya program studi Ekonomi Syariah di Universitas Gunadarma. Sambutan kedua oleh Ahmad Husin selaku Ketua Sharia Economic Forum 2014/2015. Beliau menyampaikan bahwa Kuliah Umum yang diselenggarakan SEF bertujuan untuk mengajak mahasiswa maupun dosen untuk  mengetahui ekonomi syariah lebih mendalam dan dapat mejadi bahan diskusi di lingkungan Universitas Gunadarma. Ini merupakan wujud nyata dalam bentuk mengembangkan ekonomi syariah. SEF akan selalu menyelanggarakan program-program tentang ekonomi syariah setiap tahunnya. Sambutan terakhir sekaligus pembukaan secara resmi disampaikan oleh bapak Budi Prijanto, SE., MMSI selaku Wakil Dekan III Fakultas Ekonomi Universitas Gunadarma. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pesan singkat untuk seluruh mahasiswa untuk selalu belajar, belajar, dan belajar. Sambutan beliau ditutup dengan membuka acara Kuliah Umum secara resmi.

Maacarasuk kepada acara inti yaitu Kuliah Umum “An Introduction to Sharia Economic”. Kuliah umum dipandu oleh bapak Dr. Misdiyono selaku moderator. Sebelum masuk dalam pemaparan materi, bapak Misdiono membacakan CV dari bapak Nasirwan Ilyas, MBA. Bapak Misdiono membahas sedikit tentang materi yang akan disampaikan oleh bapak Nasirwan Ilyas diantaranya, berkaitan dengan dasar-dasar tentang ekonomi Islam, peraturan-peraturan yang berkaitan dengan perbankan syariah, dan mengenai impian maupun fakta tentang ekonomi syariah di era global saat ini.

Dalam pemaparan materinya, bapak Nasirwan Ilyas, MBA menyampaikan 3 materi diantaranya Keuangan dan Perbankan Syariah: Prinsip Operasi, Instrumen dan Struktur Keuangan, Otoritas Jasa Keuangan: Tantangan dan Arah Pengembangan Industri Jasa Keuangan, dan Islamic Finance: The Next Wave?. Ilmu ekonomi syariah merupakan ilmu yang masih sangat luas untuk dipelajari. Apabila kita mempelajari tentang ekonomi syariah maka kita mendapat 2 pahala, yaitu pahala menuntut ilmu dan pahala karena membumikan nilai-nilai Illahiyah yang terdapat dalam Al-Qur’an dan Hadist dalam kehidupan sehari-hari.

Keuangan dan Perbankan Syariah: Prinsip Operasi, Instrument dan Struktur Keuangan

Mayoritas orang mengatakan bahwa apabila ingin belajar tentang finance, buku panduan yang akan dijadikan rujukan adalah buku-buku hasil karya orang barat yang didalamnya tidak terdapat pembahasan mengenai korelasi antara finance dengan agama sehingga paradigma di masyarakat bahwa finance dan agama adalah 2 hal yang berbeda. Padahal, segala sesuatu yang berhubungan dengan finance sudah diatur dalam Al-Qur’an dan diperjelas melalui Hadist. Dalam prinsip ekonomi syariah, Al-Qur’an dan Hadist merupakan rujukan dan panduan. Transaksi-transaksi yang dilarang dalam ekonomi syariah adalah riba, gharar, maysir, dan segala sesuatu kegiatan jahalah.

Prinsip-prinsip dasar ekonomi Islam menurut Dr. Fazlur Rahman Faridi (2000), yaitu: 1) mempercayai bahwa kegiatan ekonomi mempunyai dimensi etika dan moral, 2) mempercayai bahwa hidup dan kepemilikan merupakan amanat dari Allah dan kepemilikan absolute adalah milik Allah, 3) kegiatan produksi dan konsumsi diatur oleh prinsip-prinsip dasar secara syariah, 4) kebebasan dalam berusaha, 5) melakukan usaha dengan tetap berpedoman pada 5 Maqashid Syariah dan tidak mengabaikan kelestarian lingkungan, dan 6) motif untuk mendapat keuntungan tidak dilarang tetapi tetap memperhatikan orang-orang di sekitar kita yang kurang mampu. Dalam konteks ekonomi syariah terdapat zakat, infak, shadaqah dan lain sebegaiannya.

Otoritas Jasa Keuangan: Tantangan dan Arah Pengembangan Industri Jasa Keuangan Syariah Indonesia

Menjelaskan tentang visi dan misi dari OJK dalam pengembangan ekonomi syariah di Indonesia. Otoritas Jasa Keuangan pada prinsipnya adalah lembaga satu atap yang melakukan pengawasan, pengaturan dan perlindungan konsumen keuangan.

Melihat perkembangan transaksi syariah yang mencapai Rp 3 trilyun, banyak negara-negara lain seperti Hongkong, Luxemberg, Inggris, dan Negara lainnya yang meningkatkan praktek-praktek syariah di Negara mereka untuk meningkatkan investasi dan APBN.

Islamic Finance: The Next Wave ?

Materi ini merupakan hasil penelitian dari Dr. Muhammad Umar Farouq yang diundang oleh OJK pada tahun 2012. Materi ini menjelaskan tentang fakta-fakta yang terjadi di sektor perbankan dimana terdapat jarak atau gap yang terjadi antara dream atau ekonomi syariah yang dijelaskan dalam Al-Qur’an dengan praktik dalam perbankan syariah. Materi ini sangat menarik untuk dipahami dan diteliti. Materi ini pula sering dibuat menjadi bahan diskusi, sebab dapat menjadi indikator untuk produk/praktik ekonomi syariah yang dilakukan di era ini.

Setelah bapak Nasirwan Ilyas, MBA selesai memaparkan materi, bapak Misdiono merangkum materi yang disampaikan secara lebih singkat. Acara selanjutnya adalah sesi tanya jawab. Melihat begitu baiknya bapak Nasirwan Ilyas, MBA dalam memaparkan materi, banyak dari peserta yang mengangkat tangan untuk mendapat kesempatan bertanya kepada beliau. Antusias yang baik tersebut ditanggapi baik oleh moderator dan pembicara sehingga sesi tanya jawab dilakukan sebanyak 2 sesi yang setiap sesinya terdapat 3 orang yang diberikan kesempatan untuk bertanya. Acara kuliah umum selesai pukul 15.45 WIB dengan pemberian plakat kepada moderator dan pemateri.

(Laporan : Risna Junianda)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: