• Link Registrasi

  • Video SEF

  • SEF adalah komunitas ilmiah mahasiswa UG dengan minat ekonomi syariah, di bawah naungan BEM FE Universitas Gunadarma bimbingan Bpk. Budi Prijanto, SE., MMSI.

Aktualisasi Syariah ke-2 “Bencana Global Moneter”

IMG-20131209-WA0019-1Sharia Economic Forum Universitas Gunadarma (SEF UG) pada Sabtu (30/11) menyelenggarakan diskusi bulanan ke-2 Aktualisasi Syariah. Acara bertempat di Kampus D 461 dengan maksud untuk memperluas kajian khasanah Ekonomi Syariah ke mahasiswa Universitas Gunadarma dengan bentuk diskusi bulanan.

Acara Aktualisasi Syariah ke-2 mengambil tema,”Bencana Global Moneter.” Acara ini dihadiri oleh seluruh stakeholder SEF dan mahasiswa Universitas Gunadarma. Baik dari kampus Depok, Kalimalang, dan Salemba.

Acara ini dimoderatori oleh Desi Oktafiani dan dipresentasikan oleh pemateri mengenai Bencana Global Moneter oleh Novia Mandalasari, Risna Junianda, Puti Rahmadhani Ambun Suri, dan Syifa Wati.

Novia Mandalasari memaparkan mengenai penjelasan dan kronologis krisis moneter dari tahun 1998-2013. Krisis global moneter adalah situasi financial yang terjadi secara global semenjak sistem kapitalisme di gunakan oleh dunia. Munculnya kapitalisme awal-mulanya yaitu Sekularisme yang berarti pemisahan kehidupan dengan agama. Apa itu Kapitalis? Kapitalis adalah penguasaan negara maju ke negara berkembang yang bertujuan untuk memaksimalkan kekuasaan. Penggunaan system kapitalis hanya menguntungkan Negara maju saja tidak untuk negara berkembang ataupun negara miskin. Pada tahun 1998 terjadi Krisis moneter yang melanda di Kawasan Asia Tenggara, yang berawal dari melemahnya Bath Thailand terhadap Dollar AS, sebab salah satunya Bath melemah karena cadangan Dollar di Thailand tidak ada. Thailand krisis dan menyebar ke negara Asia Tenggara lainnya seperti Malaysia dan Indonesia. Pada tahun 2008 terjadi krisis di Amerika Serikat yang disebabkan Kredit macet pada KPR, pada saat itu orang-orang yang berpenghasilan dibawah standar bisa mengkrdit rumah, dengan bunga yang telah ditentukan, tapi lambat laun orang-orang yang berpenghasilan standar ini tidak mampu membayar bunga yang telah ditentukan, membayar pokoknyapun susah apalagi bunganya. Sejak saat itulah kredit macet krisis ini merambat ke negara Inggris kemudian Yunani pun terkena dampaknya. Pada tahun 2013 Amerika Shut-down. Kok bisa Negara maju sampai shut-down?, ya tentu karena faktanya AS membesarkan negaranya dengan hutang. system kapitalis bukanlah system yang baik untuk digunakan.

Dalam Al-Qur’an Surah. Ar-Rum ayat 41 “Telah nyata kerusakan di darat dan dilaut, karena ulah tangan manusia, supaya kami timpakan kepada mereka akibat dari sebagian perilaku mereka. Mudah-mudahan mereka kembali ke jalan Allah”.

Risna Junianda memaparkan mengenai penyebab krisis yang merupakan asal mula terjadinya kebobrokan perekonomian dunia. Penyebab krisis terbagi menjadi 3 yaitu: Fiat Money, Fractional Reserve Requirment, dan Interest. Fiat Money atau uang kertas diciptakan tanpa didukung oleh logam mulia seperti emas. Pada mulanya transaksi yang dilakukkan pada zaman dahulu yaitu pertama dengan sistem Barter, karena di rasa system ini akan memberatkan salah satu pihak akhirnya beralih ke system kedua yaitu bertransaksi dengan Dinar atau Dirham, saat itu tidak mungkin juga membawa dinar atau dirham yang diperlukan dengan kantong semakin banyak dinar/dirham yang dibawa maka semakin besar pula kantong yang digunakan, system ini dirasa masih kurang efisien karena resikonya tinggi pula padahal system ini memberikan keuntungan dengan nilai yang selalu stabil dan tahan krisis. Pada tahun 1950 transaksi uang mulai berlaku tetapi pada saat itu uang yang dicetak masih di back up dengan emas. 25 tahun kemudian uang kertas tidak di back up lagi. dengan emas. Sehingga banyak Negara yang mencetak uang kertas semaunya. Fractional Reserve Requirment adalah persediaan atau simpanan sebagian kecil dari dana yang disetorkan deposan. Kenapa FRR bisa menjadi salah satu penyebab krisis? Itu dikarenakan FRR bisa melahirkan uang dari uang.dan yang terakhir Interest adalah biaya jasa yang dikenakan bank untuk pinjaman atau kredit yang diberikan kepada nasabahnya. Dampak berlakunya bunga: Menuntut tercapainya pertumbuhan ekonomi terus menurus, mendorong persaingan pelaku dalam ekonomi, dan cenderung memposisikan kesejahteraan pada kaum minoritas, kaum minoritas yaitu hanya orang-orang kaya saja. Ketika 3 pillar setan di atas bertemu maka sempurnalah mereka untuk krisis ini. Dalam krisis ekonomi yang harus diperhatikan yaitu Sektor Riil dan Sektor Moneter. Jika sector Riil dan Moneter tidak seimbang maka akan terjadinya Inflasi.

Puti Rahmadhani Ambun Suri tampil dengan materi Sejarah Keuangan Dunia. Sejarah keuangan dunia ini mengalami 3 periode, periode pertama yaitu ditandai dengan Standar Emas, periode kedua ditandai dengan berkembannya Global Moneter, dan periode ketiga ditandai dengan Global Moneter. Peridoe 1 yaitu penggunaannya sistem barter, pada saat itu sudah ada koin emas, transaksi tidak dibatasi ekspor-impor karena mata uang nilainya sama. Periode PD I sampai PD II saat inilah sistem emas mulai rusak. Dikarenakan AS memliki 2/3 cadangan emas dunia. Dan mulai berlakunya uang kertas yang tanpa back up. Dia menjadikan mata uang dollar sebagai mata uang utama untuk transaksi antar negara. Setelah berakhirnya PD Negara–negara yang terlibat perang mengalami kekacauan ekonomi. Tapi ada dua Negara yaitu Inggris dan Francis yang perekonomiannya stabil lebih dulu dari negara-negara lain, karena mereka beralih kembali kepada system emas. Periode 2 yaitu adanya perjanjian Bretton Woods. Perjanjian ini sebenarnya digunakan AS untuk mengelabui megara-negara untuk menguasai dunia. Periode 3 yaitu sebagai masa penghapusan emas sebagai back up dollar, pada tahun 1936 sampai tahun 1971 cadangan emas di AS menipis tetapi Dollar di negara lain bertambah. Pada saat itulah AS menghianati perjanjian Bretton Woods, emas sebagai back up Dollar di hapuskan. Yaitu pada tahun 1971 kepemimpinan Richard Nixon. Krisis mulai terjadi, salah satunya yaitu Krisis Minyak di Negara-negara AS dan Eropa. Negara-negara ini akhirnya harus mengimpor minyak dari Negara Timur Tengah, sehingga pendapata Negara Timur Tengah meningkat 20x lipat. Samapai World Bank dan IMF mengucurkan dana bantuan untuk krisis tersebut.

            Pemateri terakhir tampil dengan solusi dari krisis moneter yaitu sebagai obat penyembuh perekonomian saat ini yaitu Ekonomi Islam. Negara Vatikan yang penduduknya non-islam pun sudah mengakui bahwa solusi terbaik untuk mengatasi krisis global moneter adalah dengan menggunakan system Ekonomi Islam.

Penyakit utama terjadinya krisis dalam perekonomian yaitu berlakunya system bunga, padahal bunga itu tidak akan pernah membuat kaya atau menjadikan uang itu bertambah banyak, itu hanya kelihatannya saja terlihat banayak padahal pada kenyataannya uang dari bunga itu tidak ada. Kenapa harus Ekonomi Islam? karena di Islam bunga itu tidak ada. Bahkan tidak hanya didalam islam atau yang telah disebutkan didalam Al-Qur’an bahwa Riba/bunga itu haram. Didalam Al-Kitab pun dijelaskan bahwa bunga itu dilarang. Dan didalam Al-Qur’an jauh lebih dari 700 ayat mengatur tentang perekonomuan Islam. Larangan dalam perekonomian Islam : Maysir (spekulasi), Aniaya (dhzalim), Gharar (tidak jelas underlying), Haram, Riba, Iktinaz (penimbunan uang), dan Bathil (tidak memenuhi rukun dan syarat). Dan solusi terbaik pada Ekonomi Islam terdapat pada dasar Ekonomi Islam atau yang lebih dikenal dengan Arsitektur Ekonomi Islam. Arsitektur Ekonomi Islam dilandaskan oleh tauhid atau aqidah dan diperkokoh dengan akhlak dan syariah serta diperkuat oleh ukuwah. Arsitektur Ekonomi Islam dipondasikan dengan 3 pilar yaitu keadilan, keseimbangan, dan kemaslahatan, sehingga ketika semuanya telah terbentuk dengan kokoh tercapailah falah atau kesempurnaan.

                                                        Laporan: (Sri Rizky Rahayu & Puti Rahmadhani Ambun Suri)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: