• Link Registrasi

  • Video SEF

  • SEF adalah komunitas ilmiah mahasiswa UG dengan minat ekonomi syariah, di bawah naungan BEM FE Universitas Gunadarma bimbingan Bpk. Budi Prijanto, SE., MMSI.

Sharia Economic Forum Mengikuti Seminar Nasional Ekonomi Islam

20131023_121411SEMINAR NASIONAL EKONOMI ISLAM :

“Bagaimana investasi Emas dan Pasar Modal menurut Syariah?”

Bogor, Rabu 23-Oktober-2013, Ahmad Husin, Heru Prasetyo, Rivaldi Samah, dan Wilda Awaliyah menjadi pewakilan dari Sharia Economic Forum Universitas Gunadarma, untuk menghadiri seminar Nasional Ikatan Ahli Ekonomi Islam, yang bertema “Bagaimana investasi Emas dan Pasar Modal menurut Syariah?”, dilaksanakan di Aula Prof. Abdullah Sidik Universitas Ibn Khaldun Bogor.

Seminar yang berbentuk Talkshow ini, menghadirkan 3 pembiara sekaligus, yakni; Prof. Dr.Jaih Mubarok (DSN MUI), Dr. Fahrudin Sukarno (UIKA Bogor), Sutrisna Amijaya (Mandiri Sekuritas). Dan Peggy Melati Sukma.S.os (Entertaint) sebagai moderator.

Pembukaan

Tepat pada pukul 08.30 acara dibuka dengan lantunan Ayat suci Al-Quran oleh Nursholihin (Mahasiswa Fak. Agama Islam,UIKA)

Orang-orang yang menafkahkan hartanya di malam dan di siang hari secara tersembunyi dan terang-terangan, Maka mereka mendapat pahala di sisi Tuhannya. tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.
Orang-orang yang makan (mengambil) ribatidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasuka
n syaitan lantaran (tekanan) penyakit gila. keadaan mereka yang demikian itu, adalah disebabkan mereka Berkata (berpendapat), Sesungguhnya jual beli itu sama dengan riba, padahal Allah Telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba. orang-orang yang Telah sampai kepadanya larangan dari Tuhannya, lalu terus berhenti (dari mengambil riba), Maka baginya apa yang Telah diambilnya dahulu (sebelum datang larangan); dan urusannya (terserah) kepada Allah. orang yang kembali (mengambil riba), Maka orang itu adalah penghuni-penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya.
Allah memusnahkan riba dan menyuburkan sedekah. dan Allah tidak menyukai setiap orang yang tetap dalam kekafiran, dan selalu berbuat dosa[178].


Sesungguhnya orang-orang yang beriman, mengerjakan amal saleh, mendirikan shalat dan menunaikan zakat, mereka mendapat pahala di sisi Tuhannya. tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.
Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan tinggalkan sisa riba (yang belum dipungut) jika kamu orang-orang yang beriman.
(Al-Baqoroh :274-278)

Dilanjutkan oleh Laporan Ketua Panitia yakni, H.Henry Tanjung,  menyampaikan bahwa acara seminar nasional ini dihadiri oleh 11 perusahaan, 16 kampus yang berasal dari Jabotabek dengan 4 kampus diluar Jabotabek. Dan juga beberapa siswa SMA terdekat.

Kemudian, acara dilanjutkan oleh pelantikan pengurus IAEI komisariat UIKA dan sambutan dari SEKJEN IAEI, yang berpesan agar semua instansi mendukung perjuangan Ekonomi Syariah di negeri ini.

Batasan Investasi Syariah

Prof.Dr.Jaih Mubarak menyampaikan bahwa, investasi menurut Fiqh adalah bagaimana harta yang kita miliki berkembang. Dan  harta ini berkembang dengan menjadi sebuah modal usaha yang dibelanjakan. Dengan dua syarat yang harus diperhatikan, yang pertama“Obyek nya halal atau haram?”, dan  “keharamannya Lidzati (zatnya) atau Lighairihi (selain zatnya)?”. Lalu yang kedua adalah pasar. Maksud pasar disini adalah bagaimana pemahaman orang tersebut terhadap fiqh Muamalah karena banyak sekali orang yang akhirnya melakukan kejahatan dipasar disebabkan tidak paham fiqh muamalah. Sebagaimana hadits Rasulullah SAW,

Sebaik-baiknya tempat adalah masjid-masjid dan sejelek-jeleknya tempat adalah pasar-pasar.(H.R. Hakim)

Dan yang utama adalah dan karakter jujur yang dimiliki pebisnis, karena sulitnya sifat jujur dalam berbisnis ini,dalam hadits, Rasulullah menyetarakan pebisnis jujur dengan para syuhada.

Pedagang yang jujur lagi terpercaya adalah bersama – sama Nabi, orang – orang shadiqin, dan para syuhada ( HR Tirmidzi dan Ibnu Majah ).

yakni pebisnis islam harus memilki kemampuan memahami akad-akad syar’i dan bermuamalah dengan norma-norma islam yang berlandaskan keadilan diantara manusia.

Adapun mengenai investasi, dengan emas sebagai obyek investasi, sebuah hadits menyatakan bahwa, melakukan transaksi jual beli emas harus secara tunai,

Jual-lah emas dengan dengan perak sesuka kalian tapi secara tunai/kontan, dan jual-lah jewawut dengan kurma sesuka kalian tapi secara tunai/kontan” (HR At-Tirmidzi no. 1240).

Hadits ini disandarkan pada zaman Rasulullah, saat emas menjadi alat tukar/alat bayar. Sedang saat ini, uang Fiat berperan secara politik, dan resmi ditetapkan menjadi alat bayar.

Dan dua Ulama yaitu Ibn Taymiyah dan Ibn Al Qayyim Al Jauziyah membagi emas kedalam dua  jenis, yakni Syil’ah (perhiasan), dan Saman (alat bayar).

Maka, sepanjang emas bukan menjadi alat bayar adalah boleh kita menginvestasikan emas , baik emas Syil’ah maupun saman dengan  transaksi secara tunai, adapun dengan transaksi tidak tunai yang diperbolehkan hanya emas syil’ah.

Beliau juga berpesan, selain dua syarat untuk berinvestasi, ada tuntunan etika dalam berbisnis sesuai syariah. Sebab,  tujuan utama ekonomi syariah adalah kesejahteraan yang dicapai oleh seluruh masyarakat . Dan kesejahteraan ini tercapai saat adanya titik temu dari muamalatul madyah(apa yang kita usahakan) dan muamalatul adabiyah (etika).

Adapun untuk batasan berinvestasi, adalah memperhatikan aspek-aspek perusahaan tempat kita berinvestasi, terdiri dari, aspek usaha, aspek manajemen, dan menghindari khilafiyah ( perbedaan pendapat. Mis:Rokok) karena dikhawatirkan akan menimbulkan bahaya/ madharat.

Etika Bisnis Dalam Islam

Dr.H.Fahrudin Sukarno,MHI. Memaparkan materi tentang etika bisnis dalam islam, yang memiliki perangkat prisnsip dan norma dalam islam didasarkan pada Al-Quran, Assunnah, dan akal budi. Prinsip etika tersebut, antara lain:

  • Prinsip Tauhid (Investor/Pebisnis melangsungkan kegiatannya karena ketundukannya pada Allah SWT dan Bermotivasi beribadah padaNya)
  • Prinsip Kemanusiaan (Kewajiban Manusia adalah menyembah Allah SWT dan perbedaan antar manusia merupakan ujian’ untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat)
  • Prinsip Keadilan (Berlaku adil dengan siapaun akan meningkatkan kapasitas Investasi/Bisnis dan kualitas hidup manusia)
  • Prinsip Kebajikan (Dengan mengelola sumber daya ekonomi, sesungguhnya manusia telah mengaktualisasikan kebaikannya sebagai hamba Allah dan KhalifahNya)
  • Prinsip Kebebasan dan Tanggung Jawab( setiap manusia dianugrahi kebebasan melakukan bisnisdisertai tanggng jawab untuk menjalankan investasi/bisnis secara baik dan mendistribusikan harta)

Pasar Modal Syariah

Sutrisna Amijaya sebagai perwakilan dari Mandiri Sekuritas menyampaikan, bahwa SDM Syariah di kantor sekuritas masih sangat sedikit, sehingga diharapkan dari para mahasiswa yang hadir untuk termotivasi menjadi penggiat ekonomi syariah dan menjadi SDM syariah di perusahaan sekuritas.  adapun, sebuah sekuritas sendiri merupakan anggota bursa/suatu perusahaan yang juga berperan sebagai penjamin emisi dari perusahaan private dan juga sebagai pengelola aset dana investasi. Karena, sebuah pasar modal itu merupakan suatu saran untuk dana perusahaan.

Pasar modal didasari dengan kaidah ushul fiqh, yang menyatakan bahwa semua hal yang ada dalam kegiatan muamalah itu hukumnya boleh, kecuali yang dilarang. Dan pasar modal konvesional dengan pasar modal syariah adalah sama dari segi pasarnya, namun karakteristik dan mekanisme pasar modal syariah berbeda dengan pasar modal konvensional.

Beliau menyampaikan, transaksi di pasar modal syariah adalah halal berdasarkan fatwa MUI  No.80. Dan mekanisme dalam efek syariah harus terhindar dari transaksi Riba(Trading Limit), Bai’ al madum(Short Selling), Ihtikar(Cornering), Najsy(Hype and Dump, Crearting fake demand/Supply), Taghrir (Wash Sale, Pre arrange trade).

Demikian acara ini, berlangsung lancar dan banyak menginspirasi audiens untuk terus mempelajari ekonomi syariah, dan memperjuangkan penegakkan syariah yang memberi rahmat untuk semesta Alam.

(Laporan: Wilda Awaliyah)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: