• Link Registrasi

  • Video SEF

  • SEF adalah komunitas ilmiah mahasiswa UG dengan minat ekonomi syariah, di bawah naungan BEM FE Universitas Gunadarma bimbingan Bpk. Budi Prijanto, SE., MMSI.

Sarah Syahriyani

foto sarahAssalamu’alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh

Nama saya Sarah Syahriyani, seorang mahasiswi jurusan Akuntansi Universitas Gunadarma angkatan 2011. Sharia Economic Forum atau yang biasa disingkat menjadi SEF, bukanlah sekedar organisasi melainkan lebih dari itu. Saya mengenal SEF saat PPSPPT dua tahun yang lalu. Melihat brosurnya saja sudah membuat saya tertarik dan ingin ikut bergabung. Dengan latar belakang SMA jurusan IPA dan buta sama sekali dengan akuntansi, membuat saya semakin ingin masuk SEF karena saya ingin mendalami ilmu ekonomi terutama ekonomi syariah. Sejak saat PPSPPT itu, saya rajin mengikuti kegiatan yang diadakan SEF mulai dari aksyar yang dilakukan setiap bulan hingga suatu ketika ada open recruitment panitia GSENT 2012. Saya pun melamar dan mengikuti seleksinya dan alhamdulillah diterima. Sebagai panitia, kami para partisipan ikut membantu menjual tiket dengan jaga stand dan keliling ke kelas-kelas. Saya dan teman yang lain juga mencoba ke Kalimalang untuk membantu jual tiket disana. Mulai dari sanalah saya merasakan kekeluargaan dari kakak-kakak SEF yang luar biasa dan teman-teman yang hebat sehingga membuatku semakin tertarik untuk bergabung di SEF sekaligus untuk mencari pengalaman.

Waktu berlalu, tak terasa kuliah sudah satu tahun, SEF membuka open recruitment menjadi anggota baru. Lalu saya mengikuti seleksinya mulai dari interview hingga berjualan untuk DEI. Pada seleksi tahap kedua ini sangat berkesan sekali, karena calon anggota harus berjualan dengan uang yang terbatas yakni Rp 30.000. Dari uang segitu, kelompok saya menghasikan uang yang berkali-kali lipat dari modal awal. Saat jam kosong, kami jualan ke kelas-kelas menjual risoles, bolu, pastel, dll. Tiba-tiba ada pak satpam yang datang menghampiri kami menanyakan perihal perizinan jual makanan di kampus. Setelah melalui proses negosiasi, kami pun kembali ke kelas. Mulai saat itu, jika ada satpam kami tidak akan mengeluarkan barang dagangan kami. Benar-benar pengalaman yang berkesan sekali.

Diklat Ekonomi Islam (DEI) juga sangat berkesan sekali. Disana kami calon anggota dilatih untuk disiplin mulai dari bangun tidur hingga tidur lagi. Kegiatannya pun padat sekali, kami belajar banyak disana, ibadah juga diperbanyak. Pokoknya SEF itu penuh dengan kejutan.

Di keanggotaan saya merasakan menjadi anggota dari berbagai seksie, sehingga membuatku mengerti tugas yang harus dilakukan dari setiap sie. Sejujurnya acara SEF sangat padat tahun kemarin, membuat kami sering rapat dan pulang malam. Tetapi walaupun begitu saya harus menjalankan dengan ikhlas agar mendapat pahala juga. Di SEF, mengajarkan banyak hal, mulai dari kedisiplinan, harus membuat timeline dari setiap acara agar lebih teratur, manajemen waktu, bertanggung jawab dengan amanah yang diberikan, berani bermimpi yang disertai dengan action, dan segala sesuatu harus dilakukan dengan sungguh-sungguh juga tidak boleh setengah-setengah. Karena motto kami “Ikhlas dan Profesional”. Meskipun tidak dibayar, kami harus bertindak layaknya seorang profesional. Di sela- sela kegiatan SEF yang padat, kami sering mengikuti seminar yang diadakan di luar kampus. Hal inilah yang membuat ilmu kami semakin bertambah.

Untuk pertama kalinya, TEMILREG 2013 diadakan di Universitas Gunadarma sekaligus SEF sebagai tuan rumah, dan untuk pertama kalinya pula SEF mengirim wakilnya untuk mengikuti kompetisi tersebut. Temilreg merupakan ajang kompetisi ilmu ekonomi syariah yang diikuti oleh seluruh KSEI (Kelompok Studi Ekonomi Islam) Se-Jabodetabek. Sebelum Temilreg dilaksanakan, SEF mengadakan seleksi terlebih dahulu untuk menentukan wakil yang akan dikirimkan. Dari seleksi tersebut, terpilihlah 9 orang yang dibagi menjadi 3 kelompok. Saya berkesempatan untuk mewakili SEF di grup pertama bersama dengan Dea dan Kak Arni. Acara Temilreg ini juga berbarengan dengan acara SEF yang lain, yaitu GSENT 2013. Alhasil kami yang juga mengurus GSENT tidak fokus belajar mempersiapkan Temilreg karena fikiran kami terbagi-bagi. Tibalah ketika Temilreg hari pertama, yaitu babak penyisihan yang terdiri dari tes tertulis dan presentasi. Alhamdulillah kelompokku berhasil masuk ke tahap selanjutnya yaitu cerdas cermat. Dari sanalah, saya merasa sangat kurang sekali ilmu pengetahuan ekonomi syariahnya dibandingkan dengan yang lain. Kebanyakan soalnya yang sama sekali belum pernah saya dengar sehingga banyak soal yang tidak dapat kami jawab. Alhasil kelompok kami tidak lolos ke babak selanjutnya di final. Sayang sekali memang, tetapi hal ini membuat saya harus semakin rajin untuk belajar dan memperdalam ekonomi syariah lagi.

Dari SEF ini saya mengetahui borok-boroknya konvensional, dosanya pelaku ribawi, masa kejayaan Islam yang menakjubkan, perbedaan bagi hasil dan bunga yang sangat kontras jika ditelusuri, penyebab krisis yang terjadi belakangan ini, dan masih banyak lagi. Sungguh sangat bermanfaat.

Banyak sekali pengalaman yang saya dapatkan di SEF, banyak ilmu yang bisa didapatkan dari sana. Banyak pelajaran mengenai arti kehidupan yang sesungguhnya. Banyak kegiatan yang kita lalui bersama. Semoga nantinya kita semua dapat berkumpul di telaga Rasulullah SAW. Aamiin.

Wassalamu’alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: