• Link Registrasi

  • Video SEF

  • SEF adalah komunitas ilmiah mahasiswa UG dengan minat ekonomi syariah, di bawah naungan BEM FE Universitas Gunadarma bimbingan Bpk. Budi Prijanto, SE., MMSI.

Ahmad Husin

IMG_0646Sharia Economic Forum ( SEF ) namanya , SURGA  tujuannya, ajaran islam landasannya serta “Ikhlas & Profesional “  motonya…Itulah kata-kata mutiara yang kerap kali mengiang dalam telinga saya pada saat pertama kali mengenal organisasi terbaik di Gunadarma saat ini. Saya merupakan mahasiswa aktif tingkat 3  jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Gunadarma. Orang lain akrab memanggil saya dengan sebutan Husin, namun nama lengkap saya yaitu Ahmad Husin.   Jabatan saya  di SEF yaitu sebagai Wakil Kepala Sumber Daya Manusia (SDM),  selain aktif di SEF  saya  juga  aktif sebagai staff  pengajar di Laboratorium Akuntansi Dasar Universitas Gunadarma yang berlokasi di Gedung  E414, Kelapa Dua.

Misalnya ada orang yang bertanya, Apa itu SEF? Inilah jawaban saya…..

SEF bukanlah sekedar organisasi maupun kelompok studi mahasiswa melainkan sebuah keluarga yang dibangun berdasarkan  asas kekeluargaan, kesadaran, kasih sayang dan kebersamaan para anggotanya yang bergerak dalam bidang ekonomi syariah , sehingga dalam menjalankan berbagai kegiatannya senantiasa  kompak dan penuh  dengan kesempurnaan.  Organisasi yang bergerak dalam bidang ekonomi syariah ini memang belum lama  umurnya kalau dilihat dari segi waktu, namun eksistensi dan kiprahnya dalam membumikan ekonomi syariah di kampus patut diacungi jempol, terbukti dengan adanya kegiatan tahunan SEF seperti An Introduction to Sharia Economic, Gunadarma Sharia Economic Event ( G-Sent ) yang merupakan event terbesar di Gunadarma, Kuliah Informal Ekonomi Syariah dan Diklat Ekonomi Islam ( DEI).

Mimpi  yang jadi kenyataan

Jauh sebelum saya mengenal SEF maupun ekonomi syariah, saya telah mempelajari masalah masalah ekonomi syariah di pesantren saya dulu, mulai dari akad akad syariah, riba, zakat, dsb. Namun yang disayangkan pada waktu itu banyak teori tetapi minim aplikasinya di kehidupan masyarakat. Saya selalu berfikir  begitu indahnya sistem perekonomian Islam yang dibangun oleh Allah SWT ini, bahkan terasa amat nikmat jikalau sistem tersebut dapat diterapkan pada kehidupan masyarakat, tetapi lamunan tersebut serasa sirna begitu saja ketika melihat kenyataan pada waktu itu, praktek riba  begitu menjalar dimana-mana bahkan sampai anak-anak kecilpun biasa melakukannya, transaksi utang piutang yang  melegalkan asas perbungaan dianggap sebagai hal lumrah yang menjadi tradisi masyarakat, begitupun dengan lembaga Keuangan Bank dan Non Bank yang masih menerapkan ajaran  kafir la’natullah, yaitu konvensional. Menafakuri  kenyataan  yang terjadi, saya berdoa kepada allah SWT “ ya Allah semoga di masa mendatang nanti saya dapat melihat dan merasakan langsung sistem perekonomian-Mu diterapkan di muka bumi ini, bukan hanya sekedar  teori  yang terpajang dari masa ke masa dalam kitab-kitab muamalah ini. Aamiin. Saya selalu bersyukur kepada sang Rabbul Izzati karena masih diberi kesadaran dan pengetahuan tentang agama dan  ekonomi syariah karena pada dasarnya ada sebuah keterangan yang berbunyi  “ Man yuridillahi bihi khoiron yufaqqihu fiddin, barang siapa yang Allah kehendaki kepadanya baik maka Allah akan memberikan kefahaman tentang agama”. Dan alhamdulillah mimpi tersebut menjadi kenyataan ketika saya menginjakan kaki di Universitas Gunadarma tercinta ini kemudian  bergabung dengan orang-orang besar di Sharia Economic Forum. Disini saya dapat melihat dan merasakan langsung aplikasi ekonomi syariah dalam kegiatan muamalah sehari-hari, meskipun belum seluruh sendi-sendi perekonomian diatur oleh syariah, dan bahkan para praktisi dan akademisinya pun baru sebagian yang berkecimpung dalam ranah ekonomi syariah. Namun saya yakin, kedepan ekonomi Islam akan menjadi The Real Economy in the World. Aamiin.

Banyak hal baru yang didapat

Awal masuk kuliah saya hanyalah Ahmad Husin biasa layaknya mahasiswa lainnya, namun setelah saya bergabung di SEF pada semester 3 tingkat 2 tepatnya,  saya merasa setingkat lebih tinggi di atas teman-teman di kelas, teman-teman  di luar kelas dan teman-teman saya di kampus pada umumnya. Banyak sekali hal baru yang didapatkan yang mungkin tidak akan saya dapatkan di organisasi manapun, mulai dari keagamaan, kepribadian, keorganisasian, keahlian, sampai pada kepemudaan. Ketika awal masuk kuliah dalam berpakaian saya masih compang camping  tidak karuan, tetapi setelah masuk SEF saya berubah 180 derajat menjadi rapih, selalu memakai sepatu pantopel, mengenakan kemeja dan celana bahan. Dalam hal public speaking dan kualitas ilmu pengetahuanpun sepertinya anak-anak SEF berada di papan atas klasemen apabila bila dibandingkan dengan mahasiswa-mahasiswa lain.  Mengapa? Karena anak-anak SEF selalu lari dari zona aman mereka sebagai mahasiswa pada umumnya dengan membaca, melatih public speaking dalam setiap event kegiatan, berdiskusi mengenai hal-hal yang mungkin membosankan bagi sebagian mahasiswa paa umumnya, yaitu tentang isu-isu perekonomian negara, perekonomian dunia, krisis moneter, krisis global, dsb. Tidak habis sampai disini, dalam hal keahlianpun banyak hal-hal baru yang saya dapatkan di SEF malalui latihan ataupun dauroh yang diadakan oleh intern SEF seperti dauroh Bahasa Inggris, dauroh Bahasa Jepang dan dauroh Correl Draw. Perlu diketahui, yang merupakan salah satu asset berharga bagi SEF yaitu dauroh Correl Draw, karena dari dauroh inilah banyak dihasilkan desainer-desainer handal  yang menjadikan SEF organisasi yang istimewa.

Anugerah yang tiada terkira bagi saya dapat bergabung dengan sebuah keluarga besar yang menjunjung tinggi asas keagamaan, kekeluargaan, kebersamaan, kasih sayang, dan ilmu pengetahuan. SEFmangat…

SEF, thank you very much……I love you because Allah SWT.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: