• Link Registrasi

  • Video SEF

  • SEF adalah komunitas ilmiah mahasiswa UG dengan minat ekonomi syariah, di bawah naungan BEM FE Universitas Gunadarma bimbingan Bpk. Budi Prijanto, SE., MMSI.

Sharia Economic Forum di Indonesia Bersuara

2013-07-30 21.12.30Jakarta  ——- Sharia Economic Forum (SEF) Universitas Gunadarma menunjukkan keprihatinan terhadap permasalahan-permasalahan sarana dan prasarana mengenai arus mudik lebaran dengan mengirim 4 delegasi SEF ke acara “Indonesia Bersuara” yang diselenggarakan oleh pihak MetroTV dengan perantara keikutsertaan SEF pada kegiatan Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi (BEM FE) Selasa  30 Juli 2013.

4 Delegasi SEF adalah Ahmad Husin (Staff Divisi Sumber Daya manusia SEF UG 2013-2014), Asep Rizal Muldiansyah (Anggota SEF UG 2013-2014), Asep Ahmad Fathoni (Anggota SEF UG 2013-2014), dan Aristyana Dewi (Anggota SEF UG 2013-2014).

Dalam acara Indonesia Bersuara di MetroTV  topik yang diangkat adalah mengenai “Proyek Abadi Pantura” dihadirkan beberapa perwakilan dari pihak yang bersangkutan dalam kasus proyek pantura tersebut, yaituBpk. Dr. Ali Masykur Musa, M.Si, M.Hum. (Anggota IV Badan Pemeriksa Keuangan) , Bpk  Ir. Djoko Kirmanto, Dipl. HE. (Kepala Departemen Pekerjaan Umum), Bpk Benjamin Mangkoedilaga (LSM Masyarakat Anti Korupsi) dan Bpk Prof. Dr. Ir. Agus Taufik Mulyono (Pengurus Masyarakat Transportasi Indonesia.

Dalam acara tersebut membahas mengenai, Proyek perbaikan jalan di Pantura belum selesai menjelang hari lebaran, Mengapa? Padahal sudah lebih dari 1 Triliyun dana yang pemerintah keluarkan tiap tahunnya untuk perbaikan jalan. Badan Pemeriksa Keuangan  pada tanggal 26 september melaporkan 2 hal persoalan, yaitu : Tegal Jawa Tengah, masalah peningkatan pelebaran jalan yang meminta perpanjangan waktu 1 tahun dan Lingkar Pemalang, masalah permintaan pelapis jalan guna air tidak tembus ke permukaan jalan.

Berdasarkan informasi dari Tegal Jawa Tengah oleh reporter Niken (MetroTV) perbaikan (tambal sulam) jalan Pantura 80% telah selesai dan siap dilewati untuk jalur mudik menjelang lebaran. Adapun jalan yang masih perlu perbaikan adalah Pamanukan, Ciasem (Jawa Barat), dan Indramayu (Jawa Barat). Pembangunan jalur alternatif 17km di Brebes Tegal dibangun sejak 3 tahun yang lalu dengan tujuan memecah kemacetan sejak tahun 2010. Namun kenyataannya proyek baru digarap Juni 2012.

Inti permasalahannya adalah jalur Pantura tidak akan selesai menjelang lebaran dan jalur alternatif yang selesai namun belum sempurna pengerjaannya, padahal sejak tahun 2010 kegiatan tersebut diupayakan. Kenyataannya proyek tersebut baru digarap tahun 2012. Adapun beberapa dugaan penyebab terjadinya kasus jalan pantura yang selalu rusak walaupun tiap tahunnya diadakan perbaikan jalan, yaitu Faktor cuaca, Faktor beban kendaraan, dan Faktor bahan baku yang digunakan untuk perbaikan jalan tidak sesuai standar yang ditentukan. Ketiga faktor tersebut mempunyai kemungkinan terhadap pengaruh proyek di Pantura yang tak kunjung reda. Berdasarkan voting  Selasa 30 Juli malam di studio MetroTV yang diperoleh dari para mahasiswa dan pelajar, faktor yang paling berpengaruh terhadap proyek abadi pantura adalah faktor bahan baku yang digunakan untuk perbaikan jalan tidak sesuai standar yang ditentukan.

Laporan: Aristyana Dewi

(Puti Rahmadhani A.S)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: