• Link Registrasi

  • Video SEF

  • SEF adalah komunitas ilmiah mahasiswa UG dengan minat ekonomi syariah, di bawah naungan BEM FE Universitas Gunadarma bimbingan Bpk. Budi Prijanto, SE., MMSI.

Aset Perbankan Syariah Global Lampaui 1,8 Triliun Dolar AS

kuwait-finance-house-jasa-keuangan-yang-menggabungkan-tiga-bank-_120612194339-732Aset perbankan syariah dunia diperkirakan akan melampaui angka 1,8 triliun dolar AS di 2013. Demikian hasil kajian yang dibuat perusahaan konsultan Ernst & Young baru-baru ini.

Ernst & Young mengemukakan bahwa berdasarkan laporan bank, industri perbankan syariah terus mencatat pertumbuhan kuat. Sekitar 20 bank syariah mencatat pertumbuhan 16 persen dalam laporan tiga tahun terakhir.

Industri perbankan syariah di Arab Saudi memiliki sekitar 207 miliar dolar AS. Arab Saudi menduduki peringkat pertama pada 2011 diikuti oleh Malaysia dengan total aset sebesar 106 miliar dolar AS dan Uni Emirat Arab (UEA) di posisi ketiga dengan total aset 75 miliar dolar AS.

“Produk bank syariah harus bisa berkembang untuk menarik investasi asing dari negara-negara Teluk,” ujar Direktur Jasa Keuangan Ernst &  Young, Merisha Kassie, seperti dikutip The Saudi Gazette, Selasa (5/2).

Perbankan syariah juga tumbuh di pasar baru seperti Indonesia, Mesir, Irak, Libya dan Afrika Selatan. Negara-negara tersebut telah membuat langkah signifikan dalam inklusi keuangan syariah ke dalam undang-undang pajak yang relevan. Di Afrika, kebutuhan untuk obligasi syariah (sukuk) telah menjadi lebih jelas, misalnya bank wajib memiliki prosentase tertentu dari instrumen tanpa bunga.

Pertumbuhan pasar global diprediksi menguat. Lonjakan aktivitas di Afrika mulai terlihat dengan usulan penerbitan sukuk di Afrika Selatan dan negara-negara Afrika lainnya. Hal ini jelas mendukung momentum pertumbuhan perbankan syariah di Afrika.

Meski aset perbankan syariah diproyeksikan tumbuh, namun profitabilitas terus tertinggal. Untuk itu, diharapkan dengan pelaksanaan agenda transformasi selama dua hingga tiga tahun ke depan, bank syariah dapat menutup kesenjangan kinerja saat ini di laporan industri. Bila transformasi perbankan syariah sukses, maka laba diperkirakan naik 25 persen di 2015.

Menurut Kassie, ada beberapa tantangan yang harus diantisipasi dalam industri perbankan syariah. Tantangan tersebut meliputi kerangka peraturan yang tepat untuk memfasilitasi baik sukuk pemerintah maupun sukuk korporasi. “Pasar saat ini memiliki minat besar dalam sukuk,” kata dia.

Source : Republika

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: