• Link Registrasi

  • Video SEF

  • SEF adalah komunitas ilmiah mahasiswa UG dengan minat ekonomi syariah, di bawah naungan BEM FE Universitas Gunadarma bimbingan Bpk. Budi Prijanto, SE., MMSI.

Muhamad Rizky Rizaldy

Muhamad Rizky RizaldySharia Economic Forum (SEF) merupakanbadan semi otonom di bawah naungan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ekonomi UG. Dengan moto, “Ikhlas dan Profesional,” SEF menjadi sebuah komunitas ilmiah masalah-masalah ekonomi syariah terkini. Dibawah ketuanya, Muhamad Rizky Rizaldy, untuk masa kepengurusan tahun 2010 – 2011, SEF mengalami perkembangan kepengurusan yang berarti. Berbagai event kegiatan di gelar untuk memasyarakatkan konsep ekonomi syariah di lingkungan mahasiswa UG. Termasuk juga kegiatan koordinasi keluar dengan lembaga struktural di atasnya, FoSSEI dan MES.

Muhamad Rizky Rizaldy atau yang lebih akrab disapa Aldy memang merupakan sosok yang tepat untuk memimpin SEF. Karena selain memiliki bekal kemampuan tentang ekonomi syariah yang memadai, Aldy juga memiliki bakat kepemimpinan di organisasi mahasiswa. Tengok saja kiprahnya selama ini di kampus.

Aktif Kembali

Sejak resmi terpilih sebagai Ketua SEF pada awal Oktober 2010 lalu, Aldy langsung tancap gas membawa nama SEF tampil ke depan. Maklum saja, karena pada kepengurusan periode sebelumnya, SEF boleh dikata tidak ada gema. Walau keberadaanya masih eksis, namun gema kegiatannya nyaris tak terdengar. Karena itu, begitu terpilih, ia langsung mengadakan kegiataan koordinasi dengan menggelar Musyawarah Regional Forum Silaturrahim Studi Ekonomi Islam (FoSSEI). Kegiataan ini diikuti oleh berbagai elemen mahasiswa perguruan tinggi se-Jabodetabek. Dan UG dipercaya sebagai tuan rumah. Tidak kurang 33 perguruan tinggi mengirimkan perwakilan mahasiswanya untuk hadir di UG. Dalam musyawarah ini, Aldy terpilih menjadi Presidium 1 yang berhak memimpin sidang pada musyawarah tersebut.

Selain itu, SEF juga mengirimkan 10 kader terbaiknya untuk mengikuti kegiatan training yang diberi nama, Sharia Economic Training 2011 yang berlangsung di kampus STEI Bogor. Kegiatan training ini diselenggarakan oleh FoSSEI Jabodetabek selama 3 hari training, peserta UG tampil maksimal dengan terpilihnya wakil UG sebagai penampil essai terbaik.

Sementara itu, untuk kegiatan di Kampus, SEF juga melakukan kajian rutin sebulan sekali tentang ekonomi syariah. Kemudian menyelenggarakan kegiatan rutin yang berlangsung tiap tahun, yakni Gunadarma Sharia Economic Event (G-SENT). Dalam G-SENT ini, berbagai rangkaian kegiatan berlangsung, seperti; seminar, forum ilmiah, kajian, kunjungan maupun workshop. Namun untuk tahun ini, konsepnya berbeda dibanding tahun sebelumnya.

“Tahun ini penyelenggaraannya memang beda, agar memberikan warna lain dan tidak membuat mahasiswa jenuh,” ujar mahasiswa Jurusan Manajemen angkatan 2008 ini.

Jika pada tahun lalu, G-SENT terdapat kunjungan dan workshop, tahun ini ditiadakan dan diganti dengan konferensi mahasiswa dan forum UKM. Seminar tetap dipertahankan karena termasuk kajian ilmiah. Khusus untuk forum UKM, SEF berusaha peduli pada UKM. Karena ekonomi syariah selain berhubungan dengan usaha-usaha besar, juga usaha kecil atau UKM, bahkan SEF juga mendorong agar mahasiswa mau terjun di UKM ini dengan menerapkan konsep ekonomi syariah.

Suka Hal Baru

Bagi alumni SMAN 1 Ciawi Bogor ini, ekonomi syariah boleh dikata sebagai dunia barunya. Karena sejak SMP hingga SMA tak pernah berpikir ka arah sana. Sewaktu SMA, Aldy justru lebih berminat dengan dunia biologi dan masuk dalam komunitas biologi indonesia.

“Usai SMA sebenarnya saya tidak ingin buru-buru kuliah. Saya inginnya belajar usaha dulu,” ujarnya.

Namun karena waktu itu ia masuk satu dari tiga siswa SMAN 1 Ciawi yang lolos PMDK UG, Aldy tak menyia-nyiakan kesempatan tersebut. Niatnya untuk menekuni dunia usaha terpaksa diurungkan dan ambil kuliah di UG. Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi UG adalah satu-satunya pilihan yang diambil karena ingin sesuatu hal yang baru. Jadi bukan bidang biologu yang diambil yang menjadi kesukaannya selama ini.

“Saya mulai tertarik pada ekonomi syariah, saat saya di kelas satu berkesempatan mengikuti seminar tentang ekonomi syariah,” ujarnya lagi.

Mulai saat itulah, Aldy menekuni dunia barunya, yakni bidang ekonomi syariah. Menurut Aldy, ekonomi syariah ternyata memberikan arti tersendiri baginya. Dengan ekonomi syariah, selain dapat menjalankan kegiatan ekonomi secara syariah, juga dapat membentuk diri pribadi kepada nilai-nilai agama.

Ke depan, Aldy mengaku akan tetap fokus pada bidang tersebut. Namun demikian, tidak tertutup kemungkinan masuknya peluang-peluang. Karena baginya, setiap peluang yang ada harus dimanfaatkan secara optimal demi tujuan untuk memperkaya pengalaman dan kemampuan diri.

Sumber : UGNews | Vol. 8 | No. 02 | 05 Maret 2011 | Edisi : 170 | Hal. 03

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: